Akhir 2018, Mitsubishi mengurangi produksi Xpander

0
23
Pasar MPV Indonesia tidak dapat memenangkan DFSK

Produksi Xpander menurun dibandingkan dengan akhir 2018 – Tidak hanya masalah diskon, bahkan hingga akhir 2018, sejumlah pabrikan otomotif yang memiliki sejumlah strategi. Seperti kebocoran yang terkait dengan produk baru atau informasi terkait layanan.

Seperti Mitsubishi. Di mana jelas bahwa menjelang tahun 2018, Mitsubishi Indonesia pasti akan mengurangi produksi Xpander. Sayangnya, alasan dan berapa banyak mengungkapkan penjelasan yang tidak jelas. Namun, satu hal yang jelas dalam satu bulan biasanya mampu mengumpulkan sekitar 10.000 unit.

Karena jika Anda melihat faktor-faktor utama, itu adalah tren yang terjadi di Indonesia ketika sampai pada akhir tahun. Di mana sebagian besar konsumen benar-benar memegang mobil. Perbedaan tahun adalah alasan utamanya. Tanpa alasan, mengingat harga jual akan mengikuti penerapannya tahun depan.

"Setiap tahun kita harus pergi, setidaknya untuk pajak, dan tahun depan," katanya baru-baru ini. Pemimpin Grup Pemasaran.

Oleh karena itu, dalam hal ini, proses produksi mengalami sedikit penurunan. Bahkan sejak November 2018, perdagangan grosir menurun bulan lalu.

"Begitu banyak konsumen yang berpikir, bukan akhir tahun, awal tahun, dan kemudian produksi akan kembali normal," kata Imam.

Pada saat yang sama, berdasarkan data yang dicatat oleh Asosiasi Otomotif Indonesia (Gaikindo) pada Oktober 2018, Xpander hanya menjual 5.408 unit dari pabrik ke dealer. Dengan kata lain, angka ini turun 16 persen dibandingkan dengan 6.276 unit di bulan sebelumnya.

Jika Anda melihat tren ini, jelas bahwa Mitsubishi selalu beradaptasi dengan permintaan dan jumlah target produksi dalam hal ini, Xpander andalannya.

Sementara itu, dikabarkan bahwa nantinya Mitsubishi akan memberikan harga lebih tinggi jika sampai awal 2019.