Hyundai menyediakan manufaktur mobil listrik di Indonesia

0
141
Pasar MPV Indonesia tidak dapat memenangkan DFSK

Mobil Listrik Hyundai di Indonesia Siap – Rumor tentang upaya produsen Hyundai Motor Corporation (HMC) tampaknya semakin intensif. Tentu saja, ini bergantung pada banyak spekulasi untuk meluncurkan model mobil di negara ini.

Penari, bahkan pabrikan Korea Selatan, melaporkan dana investasi $ 880 juta. Dana investasi juga dilaporkan menggunakan kendaraan listrik di negara ini.

Sementara itu, menurut laporan yang dikutip oleh Reuters.com, Direktur Jenderal Kementerian Perindustrian, Mesin, Transportasi dan Elektronik (ILMATE), Harjanto, juga menjelaskan. Dia mengatakan bahwa pabrik Hyundai yang terkait dengan Kia Motors memproduksi 250.0000 mobil per tahun. Dari jumlah ini, seperti yang diduga terjadi dengan mobil listrik.

Upaya pembuatan mobil listrik di dalam negeri tentu saja tidak terlepas dari potensi pasar Indonesia. Karena, menurut survei Hyundai, Indonesia mengandung nikel lateral dalam jumlah yang cukup besar. Komponen ini sangat penting untuk baterai lithium yang digunakan dalam mobil listrik.

Di sisi lain, jika kita mengutip jumlah produksi, dikatakan bahwa 53 persen dari produk mereka dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor. Sementara hanya 47 persen yang diprediksi di pasar domestik.

Mengonfirmasi pertanyaan itu, direktur pemasaran Hendrik Wiradjaja, Managing Director PT Hyundai Mobil Indonesia, juga membenarkan bahwa Direktur Jenderal bertemu dengan Kementerian Perindustrian pekan lalu.

Namun, Hendrik mengklaim bahwa HMC tidak mengumumkan pengumuman resmi dari beberapa faktor pendukung, seperti pabrik, produksi mobil listrik dan masalah investasi. Jelas bahwa tahun depan Hyundai berencana untuk memproduksi mobil listrik di Indonesia.

"Minggu lalu saya memiliki kesempatan untuk bertemu, tetapi kami tidak memiliki informasi. Pembaruan akhir sekarang sedang dilakukan untuk menegosiasikan pembangunan pabrik di wilayah Jawa Barat. kata Hendrik, Jumat (18/21/2018).