Kelebihannya masih mengandalkan penggerak roda belakang

0
9
Pasar MPV Indonesia tidak dapat memenangkan DFSK

Toyota Avanza tetap keren dengan dorongan roda belakang – Dominasi mobil MPV rendah di negara-negara Indonesia sebenarnya telah memicu beberapa produsen untuk membuat banyak inovasi di setiap kendaraan MPV. Ada, tentu saja, tidak diragukan lagi bahwa saat ini ada banyak model MPV yang menggabungkan teknologi selain generasi sebelumnya, salah satunya di sektor mengemudi.

Bahkan, seperti yang kita ketahui dan kenali, kelas Low Multipurpose Vehicle (LMPV) dikemas dengan pendatang baru yang menerima penggerak roda depan. Ini disebut Mitsubishi Xpander. Meski begitu, Toyota Avanza masih sangat setia mengendarai roda belakang.

Berita sebelumnya telah disebutkan ketika model baru Toyota Avanza diluncurkan dari depan. Namun, mereka menekankan lagi bahwa PT Toyota Astra Motor (TAM) sebagai dealer Toyota (APM) di Indonesia menekankan bahwa Avanza terus mempertahankan penggerak roda belakang.

Dalam hal ini, Direktur Eksekutif PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto juga berbicara. Dia mengatakan jika roda kendaraan tergantung pada kebutuhan infrastruktur yang berbeda.

"Jika negara maju, kondisi kelancaran penggerak roda depan dapat dipilih, tetapi di Indonesia, dalam infrastruktur yang sedang dikembangkan, kami berharap kendaraan untuk berbicara tentang mengendarai roda depan," jelas pria yang dikenal sebagai Soerjo ketika dia bertemu di Singapura. tahun lalu.

Di sisi lain, Soerjo menunjukkan ilustrasi Palembang, Tulang Bawang dan Tanjung Api-Api, yang berada di belakang kemudi pertama. Namun, itu hanya keuntungan dan kerugian dari gerakan pertama dan belakang.

"Penggerak roda pertama Toyota MPV adalah Sienta. Segalanya mungkin dan kami belajar, termasuk spesifikasi, mesin, FWD, RWD, kami semua belajar," jelasnya.