Meski harga naik, Mitsubishi tetap mengandalkan Xpander

0
138
Pasar MPV Indonesia tidak dapat memenangkan DFSK

Mitsubishi Xpander Masih menjadi andalan MPV – 2018 adalah saat ketika pasar MPV Indonesia mulai bergeser dengan masa pemerintahan Xpander, dan klimaks penjualannya adalah merebut tahta Avanza. Dengan angka-angka penjualan ini, Xpander masih di zaman jagung, tetapi hasilnya cukup signifikan.

Dalam hal ini, Irwan Kuncoro, Direktur Penjualan dan Penjualan di PT Mitsubishi Motors Krama Yudha, juga mencatat. Di mana Xpander membuat kontribusi yang sangat bagus. Ini dapat dibuktikan dengan total 115.000 unit pada akhir 2018.

"Xpander, seperti MPV Mitsubishi Motors yang kecil, adalah pembelian yang luar biasa.

Namun, tampaknya rute Xpander 2019 diperkirakan tidak semulus pada 2018. Tidak dibenarkan bahwa dalam genre LMPV, dengan mempertimbangkan peta persaingan, para pesaing akan dihangatkan di hadapan beberapa produk baru.

Salah satunya adalah duet Toyota dan Daihatsu, yang akan segera ditingkatkan dari Avanza-Xenia. Bukah benar, Honda seharusnya membuat pembaruan pada Mobilio.

Namun, tampaknya Mitsubishi masih optimis. Sampai saat itu, penjualan masih cukup stabil. Manajer desain dan komunikasi di Intan Vidiasari MMKSI Group juga mengkonfirmasi bahwa ketiga pabrikan berlogo berlian telah mengembangkan sejumlah strategi untuk memberikan perlawanan terhadap pesaing Xpander, salah satunya adalah pengenalan fitur baru.

"Kami berencana untuk meningkatkan fitur-fitur Xpander dan saat ini sedang mempelajari sedan," kata Intan di Kompas.com.

Namun, sangat disayangkan bahwa dari waktu ke waktu harga Xpander akan terus naik. Ini mungkin alasan mengapa takhta Xpander di Indonesia agak terganggu.