Pada 2019, Isuzu siap memperbarui beberapa mobil buatan

0
108
Pasar MPV Indonesia tidak dapat memenangkan DFSK

Isuzu menyiapkan pembaruan untuk sejumlah produk baru – sambutan 2019 yang akan segera kami temui, dan bahkan lebih menghangatkan pasar mobil nasional dan menjejalkan produk baru. Bahkan, beberapa pabrikan otomotif mulai merancang berbagai jenis strategi untuk bersaing di tahun 2019 mendatang.

Bukan hanya pendapat, tetapi juga masalah ini secara langsung dimediasi oleh beberapa produsen. Salah satu PT Isuzu's Astra Motor Indonesia (IAMI) adalah perwakilan eksklusif dari merek Isuzu di negara ini. Salah satunya adalah menyajikan sejumlah produk baru.

Jika, mengikuti pernyataan oleh Joen Boediputra, direktur pemasaran Isuzu Astra Motor Indonesia, nantinya, akan ada lebih banyak produk Isuzu yang akan mengalami perubahan baik dalam model troli maupun truk.

"Saya sedang menunggu GIIAS 2018," kata Joen ketika dia bertemu dengan Forum Jurnalis Otomotif Indonesia (Forwot) di The Hook di Jakarta pada Selasa (27/11).

Di sisi lain, Joen sendiri tidak menjelaskan dan merinci perubahan apa yang akan dilakukan oleh Isuzu nantinya. Namun demikian, Partai Isuzu tidak menolak jika ada beberapa produk yang mengalami sedikit perubahan. Beberapa perubahan ini terjadi dalam program mu-X dan D-Max, yang dijadwalkan pada 2019.

Tidak hanya itu, Joen sendiri menyatakan bahwa pada saat ini Joen masih belum mengetahui detail, fitur dan perubahannya. Karena Anda masih melihat keinginan pasar.

"Tapi ada perbaikan yang mereka lakukan, dan mereka (kepala sekolah) berkomunikasi dengan kami. Mereka siap," katanya.

Sementara itu, tentu saja, dengan munculnya produk baru pada tahun 2019, Isuzu Indonesia kemungkinan akan menjadi salah satu pabrikan Jepang untuk menduduki rencana pemerintah untuk penggunaan minyak Biodiesel B20 (20 persen biodiesel).

Bukan kebetulan, mengingat bahwa Direktur IAMI, Direktur Ernando Demily sendiri, mengatakan bahwa Isuzu berada dalam posisi untuk melakukannya dalam Peraturan ini karena ia menggunakan teknologi kereta api umum.

"Dengan menggunakan B20, kami dapat menyambut pengenalan standar emisi Euro4 pada 2021," jelas Demily.