Pada Desember 2018, Daihatsu menaikkan harga mobil

0
141
Pasar MPV Indonesia tidak dapat memenangkan DFSK

Pada akhir 2018, Daihatsu menaikkan harga mobil – Selain promosi promosi akhir tahun, tampaknya ada juga beberapa produsen mobil domestik yang benar-benar menaikkan harga mobil mereka. Tidak lebih dari Daihatsu, yang seharusnya meningkatkan harga mobilnya.

Ini tidak terisolasi dari berita bahwa Daihatsu Indonesia telah memastikan bahwa harga mobilnya dapat meningkat pada Desember 2018 atau Januari 2019. Salah satu alasannya adalah bahwa nilai tukar beriak terus memburuk terhadap dolar AS.

"Silakan dan putuskan segera, tetapi jika November ini tidak mungkin (meningkat)," kata Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di Bandung Lautan Daihatsu pekan lalu.

Di sisi lain, di pasar otomotif Indonesia, Daihatsu kini dikenal memiliki beberapa model mobil. Antara lain Daihatsu Ayla, Astra Daihatsu Sigra, Daihatsu Xenia, All New Terios, Luxio, Gran Max dan Sirion. Selain itu, mulai Oktober 2018, penjualan ritel mobil Daihatsu mencapai 160.000, dengan pangsa pasar 17 persen di pasar mobil nasional.

Sementara itu, Amelia sendiri mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa menyebutkan nilai tukar rupiah biasa, yang saat ini menjadi dasar untuk penjualan selanjutnya dari harga jual. Apalagi sekarang bahwa gelombang lebih kuat terhadap dolar AS.

Namun, hanya berdasarkan data dari produsen kendaraan terbesar kedua di Indonesia, nilai tukar rupiah pada Januari-Oktober 2018 terus melemahkan 15.500 IDR dari 13.500 IDRs.

Tentu saja, dengan melemahnya nilai tukar rupiah, diragukan bahwa itu akan berdampak langsung atau tidak langsung pada biaya produksi, misalnya. Tanpa diragukan lagi, harus diakui bahwa beberapa bahan manufaktur terus menggunakan nilai tukar dolar AS, yang masih menjadi referensi untuk berbagai sektor industri, termasuk industri otomotif.

Meski nilai tukar rupiah semakin melemah, Daihatsu sepertinya tidak segera menaikkan harga jualnya. Ini dirancang untuk tidak berdampak pada permintaan yang berkurang secara drastis di kemudian hari.