Permintaan untuk Xpander booming, Mitsubishi berhenti memproduksi Pajero

0
107
Pasar MPV Indonesia tidak dapat memenangkan DFSK

Xpander, Mitsubishi Stop Pajero Production – Jumlah pesanan Xpander berlanjut, jadi Mitsubishi adalah strategi strategis untuk mengirimkan pesanan. Ini, tentu saja, adalah bentuk layanan kepada pelanggan setia.

Sejauh menyangkut strategi, dalam hal ini, Mitsubishi diduga mengorbankan kegiatan produksi, yaitu dengan menghentikan produksi Indonesia Pajero Sport. SUV ini menggantikan produksi di Thailand, dan kemudian mengimpornya sepenuhnya (sepenuhnya dibangun / CBU) ke Indonesia, yang dimulai pada 2019.

Namun, harus dipastikan bahwa pesaing Fortuner hanya sementara dan untuk produksi model lain, Xpander saat ini sedang booming di pasar domestik Indonesia.

Tidak hanya itu, bahkan tiga produsen logo berlian, adalah Indonesia sebagai basis ekspor untuk Low Multipurpose Vehicle (LMPV), sehingga kapasitasnya terbatas.

Sementara itu, jika rekor terakhir terlihat hingga Agustus 2018, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) juga mengakui bahwa Xpander dapat membeli hingga 80.000 unit penjualan. Dari jumlah ini, sekitar 60.000 dikirim ke konsumen.

Sementara meningkatkan produksi, dalam hal ini, CEO Mitsubishi Motors, Osamu Masuko juga mengatakan bahwa produksi Xpander akan meningkat 20 persen atau 100.000 unit dan 120.000 pada 2018.

Namun, sangat disayangkan bahwa Imam Choeru Cahya dari PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) tidak mau mengomentari masalah ini lagi.

"Saya tidak bisa berkomentar karena itu MMKI dan Kementerian Perindustrian." Saya hanya mengurus masalah penjualan, "kata Imam malam (28/11/2018) kepada Kompas.com.

Selain itu, selain model SUV pesaing Fortuner, Pajero Sport diproduksi di Indonesia pada akhir tahun 2017, dari versi Ultimate Dakar dan setelah Exceeding dari Thailand ke pabrik Mitsubishi di Kawasan Industri GIIC, Delta Mas, Bekasi, Jawa Barat.