Pertamina Membalas kendaraan listrik di era Indonesia

0
123
Pasar MPV Indonesia tidak dapat memenangkan DFSK

Pertamina Membuka Stasiun Pengisian Listrik – PT Pertamina (Persero) baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah membuka stasiun pengisian listrik di stasiun gas COCO's Kuningan Green Station (GES) pada Senin (12/12/2013). Tentu saja, kenyataan ini semakin memperjelas langkah Pertamina dalam persiapan menghadapi perubahan dalam kendaraan listrik industri otomotif.

Dalam hal ini, Direktur PT Pertamina Nicke Widyawati, ketua program GES, mengatakan bahwa program GES itu sendiri adalah program sinergi baik untuk pemerintah maupun sektor swasta sebagai alat yang mendukung promosi kendaraan listrik, yang tentunya akan menjadi kendaraan masa depan. Semua pihak akan berbagi visi bersama untuk menghadirkan ekosistem energi masa depan di Indonesia.

"Hari ini kami meluncurkan proyek percontohan Green Energy Station Pertamina tentang bagaimana kami dapat beradaptasi dengan kemajuan teknologi di bidang energi terbarukan." Kendaraan listrik (EVs) sangat diperlukan, jadi kami bergegas untuk mengembangkan dan memastikan stasiun pengisian untuk kendaraan listrik, "kata PT Pertamina, Managing Director Nicke Widyawat pada Senin (20.10.2018).

Harap dicatat bahwa ketiga konsep ini adalah konsep hijau karena stasiun tenaga surya (PTS) ada di pom bensin. Kedua, mereka mengklaim sebagai konsep masa depan yang memiliki stasiun pengisian EV. Sementara itu, yang ketiga adalah sistem digital melalui MyPertamine, yang murah di pom bensin dan swalayan.

"Ada tiga jenis stasiun pengisian daya yang kami luncurkan; pertama, kinerja pengisian penuh dari pengisian cepat adalah dua unit kurang dari 15 menit per detik, dua pengisian normal untuk pengisian penuh 30 menit, dan yang ketiga yang kami berikan ke rumah," kata Nicke.

Dengan program baru ini, yang secara resmi diresmikan oleh Pertamina, era kendaraan listrik Indonesia semakin dekat dan dekat.