Xpander menghadap ke Avanza Baru

0
101
Pasar MPV Indonesia tidak dapat memenangkan DFSK

Mitsubishi sedang mengembangkan fitur baru untuk Xpander – Jelas bahwa pasar otomotif sedang memanas di Indonesia di segmen low-end multi purpose vehicle (LMPV). Apalagi, setelah akuisisi Toyota Avanza dan citra Daihatsu Xenia, si kembar resmi diluncurkan pada 15 Januari 2019. Belum lagi merek lain yang bermain di kelas ini akan melakukan hal yang sama pada 2019. Tentu saja, ini adalah fakta positif untuk mendukung industri otomotif negara itu.

Namun, berdasarkan informasi yang tersedia di pasar, PT Honda Prospect Motor (HPM) juga melaporkan pengenalan Mobilio dengan perubahan kecil pada pertengahan 2019. Jadi otomatis, tentu saja, peta satu juta orang Indonesia akan menjadi lebih kuat.

Di sisi lain, dalam hal ini, Wakil Direktur Perencanaan dan Komunikasi di Intan Vidiasari, Sarana Penjualan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKSI) mengatakan bahwa Mitsubishi tidak hanya akan mendengarkan. Ini akan terus mengembangkan strategi untuk mempertahankan penjualan Xpander di atas takhta.

"Kami berencana untuk meningkatkan fitur-fitur Xpander dan terus menyelidiki mereka," kata Intan baru-baru ini.

Selain itu, Intan percaya bahwa fitur yang dihadirkan oleh Xpander untuk modelnya, yang kini disinyalir sangat cocok untuk kebutuhan masyarakat Indonesia, bahkan menyebutkan nilai uang. Oleh karena itu tidak mengherankan bahwa MPV Mitsubishi kecil sejauh ini telah dituntut oleh konsumen dengan data penjualan yang masih relatif stabil.

"Saat ini, Xpander sangat kuat di segmen MPV kecil, dengan semua manfaatnya dalam hal desain, fungsionalitas dan kenyamanan, dan kinerja," kata Intan.

Di satu sisi, beberapa informasi lebih lanjut adalah bahwa antara Januari dan November 2018, Intan mengatakan bahwa Xpander sendiri memiliki pangsa pasar 29,2 persen di pasar otomotif di negara tersebut. Tentu ini hasil yang sangat membanggakan.