Yamaha FreeGo menggunakan ABS, Honda Apa kabar?

0
184
Pasar MPV Indonesia tidak dapat memenangkan DFSK

Yamaha menerapkan ABS pada skutik entry-level – Tidak hanya skuter dalam kategori premium tetapi juga skuter otomatis di segmen entri memiliki potensi pasar yang sangat tinggi di pasar Indonesia. Jadi tidak mengherankan jika beberapa produsen fokus untuk memperbarui skuter.

Oleh karena itu, tidak mengherankan jika Yamaha meluncurkan skuter barunya, model FreeGo di pameran sepeda motor Indonesia tahun 2018 lalu. Skutik memiliki sistem pengereman Skutik yang canggih dengan mesin 125cc, yaitu ABS (Anti-lock System) untuk versi tertinggi.

Apakah ini berarti bahwa Honda juga merupakan pesaing kuat dengan fitur serupa dalam skuter entry-levelnya?

Dari sudut pandang ini, Ferry Firman, kepala Manajemen Produk dan Dukungan Pemasaran di PT Astra Honda Motor, menjelaskan bahwa dia masih perlu mempelajari situsnya. Selain itu, Ferry juga menekankan bahwa jika diperlukan, sangat mungkin bagi AHM untuk mencoba mendapatkan skuter ABS.

"Pertama, kita perlu melihat mengapa kita menggunakan ABS, mengapa tidak menggunakan ABS dan apa yang ABS, benar-benar cc kecil atau penggunaannya tidak terlalu cepat, saya tidak berpikir saya sudah menggunakan ABS, tetapi jika itu konsumen salah satu syaratnya, kami pasti akan memenuhinya. Tapi risikonya adalah harga akan naik, "kata Ruteng, Nusa Tenggara Timur, Senin (2016/11/26).

Berkat fitur-fitur canggih, tentu saja fitur ABS tentu akan dapat meningkatkan harga sepeda motor. Pilihan lain termasuk fungsi substitusi, jika ABS lebih penting maka fitur lain dapat diubah sehingga harganya sama. Tetap sesuai dengan konsumen, fitur yang menggantikan ABS.

"Mereka tidak alergi terhadap semua ABS, tetapi yang paling penting adalah harga rendah." Di kelas entry-level, sepeda motor tidak memiliki sepeda motor, tetapi daya beli masih terbatas, atau mungkin sepeda motor kedua di rumahnya, jadi dia membutuhkan sepeda motor yang lebih murah atau lebih rendah. harga, jika entry level, "lanjut Ferry.

Selain itu, Honda masih serius menghadapi 2019 dengan berbagi strategi lain dengan segmen produk lain, seperti PCX, yang masih terlalu mahal untuk Nmax. Beban tinggi untuk AHM.